Jabar Musnahkan 5,1 Ton Daging Ilegal Minggu Ini

Jabar Musnahkan 5,1 Ton Daging Ilegal Minggu Ini

- detikFinance
Selasa, 22 Jun 2004 16:28 WIB
Bandung - Di tempat dan waktu yang dirahasiakan, Tim Terpadu Pemantau Pasar dan Pengawasan Peredaran Produk-Produk Peternakan dan Hasil Olahannya Jawa Barat (Jabar) akan melakukan pemusnahan daging sapi impor ilegal yang disita. Daging sitaan yang dimusnahkan sekitar 5,1 ton.Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sub Dinas Kesehatan Masyarakat Veteriner Susilawati yang mewakili Dinas Peternakan Jawa Barat dalam tim tersebut. "Minggu ini akan dimusnahkan. Waktu dan tempatnya off the record. Kalau diketahui publik, kami takut akan dipulungi oleh masyarakat," katanya, Selasa (22/6/2004) di Bandung.Pemusnahan daging ilegal tersebut sudah dinanti-nantikan oleh pengusaha dan peternak daging lokal yang di antaranya diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Daging dan Sapi (APDASI) Jabar dan DPP Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI).Keberadaan daging impor tersebut selain dikhawatirkan menularkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang membutuhkan waktu 100 tahun agar bisa dinyatakan bebas, juga dituding menjadi penyebab turunnya omzet penjualan daging lokal hingga 50 persen.Tim Terpadu yang memiliki kewenangan untuk memusnahkan daging ilegal dan produk olahannya selain mengawasi peredaran daging impor, dibentuk pada 24 Mei 2004 melalui surat keputusan Gubernur Jawa Barat Dani Setiawan. Tim Tersebut merupakan gabungan lintas instansi yang terdiri dari Disnak Jabar, Dinkes Jabar, Polda Jabar, Kepala Badan POM Jabar, YLKI Jabar, dan lain-lain.Dalam sebuah operasi yang dilakukan Tim Terpadu pada akhir Mei 2004, telah disita 9,54 ton daging impor ilegal dari 5 distributor di Bandung. Total hasil sitaan daging impor ilegal di Jawa Barat jumlahnya mencapai 13,5 ton. Dari keseluruhan hasil sitaan tersebut, ternyata hanya 5,2 ton yang dianggap ilegal dan kemudian disita.Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat Iman Nugraha mengatakan, daging ilegal yang disita tersebut disimpan di satu tempat yang sengaja dirahasiakan. "Daging tersebut disimpan di satu gudang yang dirahasiakan dan kunci gudangnya dipegang oleh Polda Jabar," kata Iman.Ternyata dari jumlah 5,2 ton tersebut, Iman mengaku berat dagingnya menyusut sehingga yang akan di musnahkan nantinya hanya 5,1 ton. "Memang 5,2 ton yang disita. Tapi yang akan dimusnahkan beratnya 5,1 ton. Karena daging itu pindah-pindah tempat sehingga bisa menyusut," kilahnya. (nrl/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads