Prilaku Shopping Tanpa Daftar Belanja Meningkat

Prilaku Shopping Tanpa Daftar Belanja Meningkat

- detikFinance
Selasa, 21 Jun 2011 15:55 WIB
Prilaku Shopping Tanpa Daftar Belanja Meningkat
Jakarta - Prilaku berbelanja masyarakat Indonesia setiap tahun semakin royal dan tak terkontrol. Berdasarkan hasil survei, para konsumen saat ini berbelanja sedikit sekali menggunakan daftar belanja dan cenderung tanpa perencanaan dan implusif.

Nielsen mencatat dalam waktu 7 tahun, semenjak 2003-2010, orang-orang yang berbelanja tanpa membuat daftar harga terus meningkat. Bahkan trennya meningkat hingga dua kali lipat.

Menurut Associate Director retailer Service Nielsen, Febby Ramaun semenjak tahun 2003 ke tahun 2010 jumlah orang yang berbelanja tanpa menggunakan daftar belanjaan naik dari 10% menjadi 21%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang belanja tanpa list naik dari 10% ke 21%, semakin tidak planning dan implusif," ujarnya wartawan di kantor Nielsen Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selasa (21/6/2011).

Menurut Febby, pada tahun 2010 lalu semakin sedikit masyarakat yang berbelanja dengan meggunakan daftar belanjaan. Pada tahun 2003, Febby mencatat masih ada sekitar 15% masyarakat yang mengaku menggunakan daftar belanjaan dan tidak akan membeli barang di luar daftar belanjanya.

"Tahun 2003, ada 15% yang ketat dengan rencananya, jadi tidak akan beli barang di luar list yang dia bikin. Tapi tahun 2010 tinggal 5%," jelasnya.

Penelitian yang dijalani oleh Nielsen ini dilakukan di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta dan sekitarnya, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan. Survei ini melibatkan 1.804 responden yang dipilih secara acak dengan kategori orang yang melakukan belanja di atas Rp 1.500.000 per bulan.

Penelitian ini dilakukan dari pada bulan Desember 2010 sampai dengan Januari 2011 dengan menggunakan wawancara langsung.

(ade/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads