Direktur Utama Garuda Emirsyah Sattar mengatakan, bulan depan ia akan mengumumkan tim manajemen baru di Garuda Citilink.
"Bulan depan kita akan mengganti Citilink dengan tim yang baru. Tunggu saja," ujar Emirsyah serius saat ditemui usai penandatanganan pembelian 50 pesawat Airbus di Le Bourget Airport, Paris, Selasa (21/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, Emirsyah mengakui Garuda Citilink belum memberikan sumbangan signifikan kepada Garuda. Karena itu Garuda membeli 50 pesawat Airbus baru untuk anak usahanya tersebut.
"Selama ini Citilink kurang signifikan karena baru punya 8 pesawat. Kita bakal serius dengan menambah pesawat baru," jelas Emirsyah.
Dia menambahkan, potensi bisnis penerbangan di Indonesia masih sangat besar khususnya untuk penerbangan murah.
"Dari 250 juta penduduk di Indonesia, sampai saat ini baru sekitar 4% yang menggunakan jasa pesawat. Karena itu kita beli 50 pesawat ini untuk Citilink," kata Emirsyah.
Dana yang dikeluarkan Garuda memang tidak main-main untuk pembelian 50 pesawat ini, Garuda harus merogoh dana US$ 2,2 miliar. "Dana bisa kami dapatkan dari lessor atau credit agency. Dari mana saja, yang penting siap," tutur Emir.
Selain itu dana pembelian pesawat ini juga akan diambil hasil dari hasil IPO Garuda di awal tahun ini.
(dnl/hen)










































