Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan dalam pemaparannya di hadapan anggota Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa malam (21/6/2011).
"Dari RKAP 2011 untuk laba bersih sebesar Rp 17,7 triliun dan RKAP untuk bulan April 2011 sebesar Rp 5,8 triliun, Pertamina sudah mencetak laba senilai Rp 8,9 triliun," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk beban usaha, sudah tercapai Rp 167,3 triliun per April 2011. Dimana peningkatan beban usaha ini diakibatkan, salah satunya, karena pembelian crude (minyak menta) maupun prodak (produksi BBM)," lanjut Karen.
Selebihnya, Laba Usaha Pertamina hingga April 2011 sudah mencapai Rp 13,6 triliun. 132,5% berada di atas RKAP April 2011 yang dipatok sebesar Rp 10,2 triliun. Sedangkan perusahaan migas lokal tersebut mengejar target Rp 31,2 triliun hingga akhir 2011 nanti.
Kemudian, untuk perolehan EBITDA (Earnings before interest, taxes, depreciation and amortization) telah tercapai Rp 16,2 triliun. Melebihi target RKAP April 2011 (Rp 12,9 triliun) hingga 124,8%.
(nrs/qom)











































