Pemerintah Pede Ekonomi RI Naik 7% di 2012

Pemerintah Pede Ekonomi RI Naik 7% di 2012

- detikFinance
Jumat, 24 Jun 2011 09:55 WIB
Jakarta - Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen pada tahun 2012 mendatang. Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Pemerintah siap ajukan asumsi makro dalam rapat paripurna DPR RI.

Untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2012, pemerintah dan DPR RI sepakati bisa berada pada kisaran 6,6 persen hingga 7 persen. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan pada kisaran 6,5-6,9 persen.

Untuk asumsi inflasi, Banggar DPR RI dan Pemerintah sepakati berada pada kisaran 4-5,3 persen. Sebelumnya pemerintah mengajukan pada kisaran 3,5-5,5 persen. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika disepakati pada kisaran Rp 8.600-9.100. Sebelumnya, pemerintah mengajukan pada kisaran yang lebih sempit yaitu Rp 9.000-9.300.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak lebar, kita biasa lebih lebar lagi. kita awalnya, 9.000-9.300 dan ini sudah lebih update. waktu itu kita ajukan di bulan Oktober. Jadi sekarang sudah diperbaiki," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo usai rapat dengan Banggar DPR RI, Jakarta, Kamis (23/6/2011) malam.

Banggar DPR RI menyetujui usulan awal pemerintah terkait Suku bunga SPN 3 bulan, harga minyak ICP, dan Listing minyak. Suku bungan SPN 3 bulan disepakati 5,5-7,5 persen, harga ICP berada pada kisaran USD 75-95 per barel, listing minyak disepakati 950-970 ribu beral per hari.

"Dengan melewati 4 panja, kita telah selesaikan dengna baik, pertumbuhan ekonomi, harga minyak, lifting dan lain-lain. Kami ucapkan terima kasih, kita ajukan RAPBN 2012 sesuai jadwal," pungkasnya.


(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads