Eropa Perkuat Konsumen Online dengan 10 Hak-hak Baru

Laporan dari Brussel

Eropa Perkuat Konsumen Online dengan 10 Hak-hak Baru

- detikFinance
Sabtu, 25 Jun 2011 23:47 WIB
Eropa Perkuat Konsumen Online dengan 10 Hak-hak Baru
Brussel - Para wakil rakyat di Parlemen Eropa, Brussel, mengadopsi Undang-undang baru yang memberi konsumen hak-hak lebih kuat ketika mereka berbelanja online.

Hal itu termaktub dalam apa yang dinamai 10 Pedoman Hak-hak baru Konsumen, yang rancangannya diusulkan oleh Komisi Eropa, Oktober 2010 lalu.RUU tersebut diadopsi melalui voting dengan mayoritas 615 suara setuju, 16 suara menentang, dan 21 suara abstain.

Voting ditempuh menyusul kesepakatan tiga lembaga UE, yakni Komisi Eropa, Parlemen Eropa dan Dewan Menteri, sekaligus menyingkirkan rintangan terakhir sebelum UU baru dapat menjadi kenyataan bagi konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah hari baik untuk 500 juta konsumen Eropa," ujar Komisaris Yustisi UE Viviane Reding dalam siaran pers yang diterima detikfinance Jumat petang seusai voting atau Sabtu (25/6/2011) WIB.

Menurut Reding, pengadopsian ini akan memperkuat hak-hak konsumen dengan melarang penipu internet misalnya mengelabui orang untuk membayar horoskop atau resep, yang disamarkan seolah-olah gratis.

Lanjut Reding, konsumen tidak akan lagi terjebak untuk membeli asuransi perjalanan atau penyewaan mobil yang tidak diinginkan ketika membeli tiket online.

"Konsumen juga akan mempunyai waktu 14 hari, jika mereka ingin mengembalikan barang yang telah dibeli dari jarak jauh, baik melalui internet, pos atau telepon," papar Reding, yang sebelumnya telah memperjuangkan peraturan UE pro konsumen untuk secara drastis mengurangi biaya roaming ponsel (2007 dan 2009).

Komisi Eropa akan membantu memastikan UU baru tersebut diimplementasikan dengan segera di 27 negara anggota, sehingga konsumen di seluruh Eropa dapat lebih percaya diri saat berbelanja, apakah online atau offline.
(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads