Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo mengatakan kasus Malinda Dee terjadi karena adanya pimpinan yang tidak menjaga etika dan memiliki integritas. Mardiasmo, mendorong perlu adanya implementasi sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP)
"Bagaimana mewujudkan SPIP untuk mencegah adanya korupsi yang lebih sistematis. Ujungnya laporan keuangan bisa WTP (wajar tanpa pengecualian) dan KKN bisa dihindari. Jangan sampai ada Melinda Dee di Kementerian Keuangan karena salah satu pimpinannya nggak punya etika dan integritas," katanya di Seminar Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dengan tema "Strategi Implementasi di Lingkungan Kementerian Keuangan" di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (28/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya dalam pelaksanaan SPIP tersebut, lanjut Mardiasmo, masih terdapat beberapa hambatan, seperti tidak adanya sanksi tegas bagi para pelanggar SPIP. "Tidak adanya sanksi yang tegas terhadap ketidaktaatan penyelenggaran SPIP," tegasnya.
Selain itu, komitmen pimpinan terhadap penyelenggaraan SPIP masih kurang, adanya persepsi peraturan tentang SPIP hanya untuk pemerintah daerah. Sedangkan bagi kementerian dan lembaga masih ada pandangan bahwa SPIP baru merupakan kewajiban bukan kebutuhan, serta koordinasi dengan kementerian/lembaga dan Pemda masih perlu ditingkatkan.
(nia/hen)











































