Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan ketika ditemui di kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (28/6/2011).
"Kalau melihat dari hitung-hitungan kertas, seolah-olah kita ini siap untuk swasembada sapi. Kalau hitung-hitungan konsumsi dan jumlah sapi potong kesannya kita siap di 2014," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persoalannya kembali lagi, mengadakan sapi potong di Indonesia jauh lebih sulit dari pada impor daging karena pemainnya banyak," tuturnya.
Rusman menjelaskan, saat ini sensus sapi telah berjalan sekitar 97,5%, tinggal 2,5% lagi jumlah sapi di seluruh Indonesia dapat diketahui. Untuk sapi potong sendiri saat ini diperkirakan sudah mencapai 13 juta ekor.
"Sekarang itu sudah 97,5% tinggal 2,5% lagi. Walaupun namanya sensus sapi, tapi yang namanya sapi potong, sapi perah, dan kerbau juga dihitung. Kalau dilihat, sapi potongnya sudah lebih dari 13 juta," jelasnya.
(ade/dnl)











































