Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Johny Syafrudin kepada detikFinance, Kamis (30/6/2011).
"Ada 3 lokasi yang kita tunda, di Samarinda (Kalsel), Makassar (Sulsel) dan satu lagi lokasi di Jawa. Yang di Makassar itu rencananya mal baru Makassar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rugi mereka nggak berani buka, semuanya di-delay, banyak kerugian," katanya
Saat ini ada sekitar 174 gedung 21cineplex yang tersebar di seluruh Indonesia. Biasanya investasi yang diperlukan untuk setiap satu ruangan bioskop menelan dana hingga Rp 3-4 miliar. Jika dalam satu bioskop terdapat 4 layar maka satu gedung bioskop akan membutuhkan investasi sedikit Rp 10 miliar.
Sebelumnya rival utama 21cineplex yaitu Grup Blitzmegaplex akhirnya menahan ekspansi pembangunan bioskopnya termasuk rencana ekspansi di luar Jawa.
"Tadinya dua lokasi per tahun dengan adanya ini kita lihat-lihat dulu," kata Pemilik Blitzmegaplex Ananda Siregar beberapa waktu lalu.
Ananda menuturkan seharusnya jika tak ada mandeg-nya pasokan film impor khususnya dari film-film Hollywood, ia sudah merencanakan membangun dua bioskop baru dari 7 bioskop yang sudah ada.
Lokasi yang akan dibangun satu diantaranya di luar Jawa dan satu lagi di Jawa (luar Jawa Barat). Selama ini, investasi yang dibutuhkan untuk satu lokasi mencapai US$ 2-3 juta.
(hen/dnl)











































