21cineplex Tunda Ekspansi Gedung Bioskop Baru

21cineplex Tunda Ekspansi Gedung Bioskop Baru

- detikFinance
Kamis, 30 Jun 2011 16:14 WIB
21cineplex Tunda Ekspansi Gedung Bioskop Baru
Jakarta - Kisruh pajak impor film perlahan-lahan mulai berimbas pada rencana bisnis para pengusaha bioskop. Pemain utama bioskop di Indonesia, 21cineplex akhirnya mengurungkan niatnya membangun gedung-gedung bioskop baru di luar Jawa.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Johny Syafrudin kepada detikFinance, Kamis (30/6/2011).

"Ada 3 lokasi yang kita tunda, di Samarinda (Kalsel), Makassar (Sulsel) dan satu lagi lokasi di Jawa. Yang di Makassar itu rencananya mal baru Makassar," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan penundaan ini karena 21cineplex tak berani mengambil risiko kerugian karena belum ada jaminan suplai pasokan film-film Hollywood. Padahal seharusnya paling tidak setiap tahun ada rencana pembanguan 4 bioskop baru.

"Rugi mereka nggak berani buka, semuanya di-delay, banyak kerugian," katanya

Saat ini ada sekitar 174 gedung 21cineplex yang tersebar di seluruh Indonesia. Biasanya investasi yang diperlukan untuk setiap satu ruangan bioskop menelan dana hingga Rp 3-4 miliar. Jika dalam satu bioskop terdapat 4 layar maka satu gedung bioskop akan membutuhkan investasi sedikit Rp 10 miliar.

Sebelumnya rival utama 21cineplex yaitu Grup Blitzmegaplex akhirnya menahan ekspansi pembangunan bioskopnya termasuk rencana ekspansi di luar Jawa.

"Tadinya dua lokasi per tahun dengan adanya ini kita lihat-lihat dulu," kata Pemilik Blitzmegaplex Ananda Siregar beberapa waktu lalu.

Ananda menuturkan seharusnya jika tak ada mandeg-nya pasokan film impor khususnya dari film-film Hollywood, ia sudah merencanakan membangun dua bioskop baru dari 7 bioskop yang sudah ada.

Lokasi yang akan dibangun satu diantaranya di luar Jawa dan satu lagi di Jawa (luar Jawa Barat). Selama ini, investasi yang dibutuhkan untuk satu lokasi mencapai US$ 2-3 juta.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads