Hari ini dilakukan penandatanganan MoU antara lima BUMN tersebut, yang disaksikan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (1/7/2011).
PGN dengan MoU akan mendukung kinerja KS melalui terminal regasifikasi LNG untuk memperlancar kegiatan jual beli gas bumi di kawasan Krakatau, Cilegon, Baten. PGAS juga membantu pemenuhan gas bagi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, melalui kerja sama investasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pasokan ini, Pupuk Sriwidjaja Palembang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gas bumi, khususnya dalam program revitalisasi, sebagai implementasi Inpres No. 2 Tahun 2010.
"Program revitalisasi akan dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan gas bumi. Usai revitalisasi nanti, kebutuhan gas bumi BUMN ini akan meningkat dari 225 mmscfd menjadi 313 mmscfd. Tahap pertama akan dilakukan replacement pabrik dengan konsumsi energi di atas 30 mmbtu per ton urea pada Pursi II, III dan IV," tutur rilis yang dipublikasikan.
Pupuk Sriwidjaja juga bekerja sama dengan PTBA untuk pasokan batubara selama 20 tahun ke depan. Ini diperuntukan bagi Unit Pembangkit Listrik dan Steam Berbahan Bakar Batubara.
Kerjasama ini dikembangkan dalam proyek gasifikasi batubara sebagai alternatif pengganti gas bumi yang akan jadi bahan baku dan bahan bakar pabrik urea di masa mendatang.
(wep/dnl)











































