Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengungkapkan tak mudah percaya soal tersedianya daging sapi Indonesia mampu mencukupi kebutuhan sampai dengan lebaran hinga pasca lebaran. Jika pemerintah salah menghitung dapat mempengaruhi harga daging di pasar.
"Jangan bilang cukup cukup dulu, kalau spekulasi, naik 100% siapa yang bertanggung jawab," katanya di kantor Kamar Dagang Indonesia, Jakarta, Jumat (1/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sapi harus bisa jangka pendek. Kita tidak perlu berspekulasi sehingga masalah daging jadi begitu. Pengusaha harus bantu pemerintah," jelasnya.
Sofjan menambahkan, persoalan ketersediaan sapi dan impor sapi yang berasal dari Australia segera diselesaikan oleh pemerintah. Sofjan mendesak agar semua masalah ini dapat diselesaikan sebelum lebaran.
"Karena kita menghadapi lebaran, Australia kembali berjalan dengan normal pada waktunya sebelum lebaran bisa selesai," ujarnya.
Sofjan menambahkan, pemerintah segera menanyakan keinginan dari Australia agar permasalahan rumah potong hewan dapat terselesaikan dan jangan berlarut-larut.
"Apa yang diinginkan untuk RPH (rumah potong hewan) apa sehingga bekerja dengan normal, jangan ditunda-tunda," imbuhnya
(ade/hen)











































