Jelang Puasa Harga Daging Ayam Mulai Merayap Naik

Jelang Puasa Harga Daging Ayam Mulai Merayap Naik

- detikFinance
Minggu, 03 Jul 2011 14:01 WIB
Jelang Puasa Harga Daging Ayam Mulai Merayap Naik
Jakarta - Harga daging ayam menjelang Puasa dan Lebaran terus merayap naik. Para peternak sumringah, setelah sebelumnya dua bulan lalu mereka menderita kerugian karena anjloknya harga jual.

Ketua Umum Pusat Informasi Pasar (Pinsar) Unggas Indonesia Hartono mengatakan harga jual daging ayam mulai membaik. Diperkirakan pada saat Puasa harga daging ayam akan naik mencapai Rp 28.000-30.000 per Kg. Saat ini harga daging ayam di pasar rata-rata masih Rp 25.500 per Kg dengan harga ditingkat peternak hanya Rp 16.500 per Kg.

"Bulan ini harga sudah sangat baik, padahal dua bulan lalu masa penderitaan bagi para peternak. Sekarang sudah naik. rata-rata harga sudah diatas Rp 25.500, sudah bergerak naik terus," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hartono menjelaskan pihaknya menyiapkan pasokan ayam dan telur untuk menghadapi Puasa dan Lebaran tahun ini tak sebesar tahun lalu. Setidaknya sebanyak 110.000 ton telur dan 130 juta ekor disiapkan untuk kebutuhan bulan Puasa dan Lebaran.

Para peternak tetap mengantisipasi cadangan pasokan sebesar 10% untuk menyikapi peluang permintaan yang melonjak. Bahkan kapasitas produksi telur dan ayam para peternak sejatinya bisa digenjot hingga 20% dari saat ini.

"Suplai barang (Puasa dan Lebaran) tahun ini agak kurang karena semester pertama sudah berlebih suplainya, lalu semester kedua kami menyiapkan lebih sedikit agar harga tak anjlok," katanya

Secara total ia memperkirakan permintaan daging ayam dan telur, tahun ini akan naik 6% karena ditopang oleh daya beli masyarakat yang meningkat. Tahun lalu permintaan ayam hanya mecetak angka 1,38 miliar ekor, tahun ini diproyeksikan akan mencapai 1,5 miliar ekor. Sementara itu, untuk permintaan telur ditaksir akan naik dari 1,2 juta ton telur di 2010 menjadi 1,3 juta ton telur pada tahun ini.

Sayangnya kata dia, kenaikan harga ayam dan telur tak dimbangi oleh penurunan harga pakan ternak. Padahal harga bahan baku pakan ternak seperti jagung sudah turun namun para produsen pakan ternak belum juga menurunkan harga. Ia mencatat harga pakan ternak masih berkisar Rp 5.300 per Kg.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads