"Berapapun yang dibutuhkan tetap akan kita berikan. Tidak ada pembatasan dan tidak dihentikan," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarif Hasan saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/7/2011).
Menurut Syarif, penyaluran KUR tersebut tetap diberikan karena masih banyak para TKI yang membutuhkan guna pergi ke negara lain selain Arab Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarif mengakui penyaluran KUR TKI tergolong rendah, untuk alokasi KUR sebesar Rp 20 triliun, KUR TKI hanya terserap sekitar Rp 100 miliar.
"KUR TKI itu sedikit, cuma Rp 100 miliar," jelasnya.
Sementara, KUR terserap lebih banyak untuk sektor pertanian dan perdagangan. Per 30 Juni ini, Syarif menyebutkan KUR telah terserap sekitar Rp 12 triliun.
"KUR terserap Rp 12 triliun per 30 Juni, masih dari pertanian, perdagangan," pungkasnya.
(nia/dnl)










































