Alumnus IPB Kampanyekan Gerakan 'Gemari Buah Lokal'

Alumnus IPB Kampanyekan Gerakan 'Gemari Buah Lokal'

- detikFinance
Senin, 04 Jul 2011 13:52 WIB
Alumnus IPB Kampanyekan Gerakan Gemari Buah Lokal
Jakarta - Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB) mengkampanyekan Gerakan 'Gemari Buah Lokal'. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang juga Ketua HA-IPB menjadi salah satu tokoh utama dalam gerakan ini, termasuk Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi.

"Kampanye ini untuk mendorong semua pihak perhatian kepada pengembangan buah lokal," kata Said di acara obrolan santai gerakan gemari buah lokal, di Jakarta, Senin (4/7/2011).

Said mengatakan masalah yang dihadapi buah lokal diantaranya soal distribusi dan sistem logistik yang belum baik. Sehingga tak mengherankan buah lokal lebih mahal dari buah impor yang justru didatangkan dari jarak ribuan kilometer lebih jauhnya, seperti dalam kasus Jeruk Pontianak maupun Jeruk Medan bersaing dengan jeruk-jeruk China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, berkembangnya buah lokal akan secara langsung mendorong kesejahteraan petani buah dalam negeri. Meski saat ini penanganan masalah buah lokal 26% menjadi ranah bidang pertanian sementara 74% adalah keterlibatan sektor lain seperti perhubungan maupun perdagangan.

"Selama ini ekonomi baik karena penjualan motor sekian, bukan penjualan Jeruk Pontianak sekian," katanya.

Recananya, peluncuran gerakan 'Gemari Buah Lokal' ini akan diramaikan dalam acara sepeda santai dan jalan santai yang melibatkan kurang lebih 5000 orang. Acara ini akan berlangsung bertepatan dengan car free day Minggu 10 Juli 2011 Jl Thamrin, Jakarta. Acara berlangsung mulai pukul 06.00 WIB dimulai dari Parkir Timur Senayan.

Ketua panitia acara, Mukhlis Yusuf mengatakan peluncuran gerakan ini juga akan diramaikan dengan penyedian 100 grobak buah lokal, yang diberikan secara cuma-cuma. Juga akan ada pembagian 20.000 bibit buah unggulan seperti mangga, rambutan dan lain-lain.

"Dari sisi biaya masih di bawah 1 miliar ini bantuan dari sponsor-sponsor," katanya.

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads