Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana ketika ditemui di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (4/7/2011).
"Jadi begini pemerintah Indonesia sedapat mungkin meminimalisasikan pinjaman dari luar negeri," paparnya kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nomor satu, kita kerjasama di bidang-bidang yang kita prioritaskan dan kita butuhkan, kedua mereka (Belanda) punya keunggulan, ya memang mereka ahlinya," jelasnya.
Armida menjelaskan, pemberian dana sebesar 53 juta euro dari pemerintah Belanda dipastikan merupakan bantuan dalam bentuk hibah dan bukan pinjaman yang mewajibkan Indonesia mengembalikannya ke pihak Belanda.
"Oh ini hibah semua, tidak ada pinjaman," jawabnya ketika ditanyai dana pemberian Belanda.
Seperti diketahui, total utang pemerintah Indonesia hingga Mei 2011 mencapai Rp 1.716,56 triliun. Dalam sebulan utang pemerintah naik Rp 19,12 triliun dibandingkan April 2011 yang mencapai Rp 1.697,44 triliun.
Jika dibandingkan dengan jumlah utang di Desember 2010 yang sebesar Rp 1.676,85 triliun, jumlah utang hingga Mei 2011 bertambah Rp 39,71 triliun.
(ade/dnl)











































