Menteri Pertanian Suswono mengatakan stok daging sapi per semester I dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk bulan puasa dan hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, untuk daging sapi impor telah masuk 40 ribu ton dari target akhir tahun sebesar 32 ribu ton.
"Evaluasi semester I yang sudah masuk itu sudah 40.000 ton. Oleh karena itu sisa waktu yang ada, apalagi kita mau menghadapi puasa nanti sisanya akan kita hitung," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sisa yang 32.000 ton, kita sudah sampaikan kepada pengusaha, yang penting saya minta jaminan tidak ada kenaikan harga. Kalau perlu dimasukkan lebih awal silahkan yang penting ada ancar-ancar bahwa setiap bulan dibutuhkan 7.000 ton daging, untuk bakalan (sapi hidup) sampai September stoknya sudah cukup 150.000, kebutuhan per bulan 50.000 ekor," jelasnya.
Dengan demikian, Suswono menegaskan seharusnya harga daging sapi bisa ditahan stabil mengingat stok yang cukup. Namun, jika tetap terjadi kenaikan harga, maka itu adalah permainan para pedagang.
"Untuk stok sampai lebaran tidak ada masalah, kalau ada kenaikan harga itu jelas permainan pedagang. Tapi, saya berharap tidak terjadi," pungkasnya.
(nia/hen)










































