Suswono menyebutkan produksi gabah kering giling (GKG) pada tahun ini lebih baik bila dibandingkan dengan tahun lalu. Hal tersebut terlihat dari ARAM II tahun 2011 sebesar 2,4% yang melebihi ARAM II tahun lalu yang hanya 1,7%.
"Gabah, ARAM II 2,4% ini menunjukkan lebih baik dari 2010, ARAM II tahun 2010 sebesar 1,17%," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu tahun lalu, ARAM-nya 1,17 realisasi akhirnya bisa 3,2%, kalau ARAM II 2,4% mudah-mudahan bisa 4%. Aram II segitu surplus 5 juta lebih," ujarnya.
Sayangnya, untuk mencapai target surplus 10 juta ton dalam 5 tahun, diperlukan pertumbuhan produksi hingga 5,2%. Suswono juga mempertanyakan apakah Bulog mampu untuk menyerap produksi gabah atau beras para petani tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Dirut Bulog Sutarto Alimoeso menegaskan stok beras mencukupi hingga akhir tahun, yaitu 1,6 juta ton. Diperkirakan, pengadaan dalam negeri masih bisa dilakukan karena adanya panen pada Juli-Agustus mendatang. "Untuk 6 bulan ke depan stok ada 1,6 juta," jelas Sutarto.
(nia/hen)











































