Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Wynandin Imawan dalam acara sosialisasi PPLS 2011 di Salah satu hotel kawasan Mangga Besar Jakarta Selasa (5/7/2011).
"Jumlahnya 120.000 orang, kira-kira stadion utama Senayan penuh. Mereka akan bertugas sebagai pencacah ini bukan orang sembarangan yang merupakan ujung tombak kesuksesan pendataan BPS," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PPLS akan memperoleh data, nama, dan rumah tangga keluarga sebanyak 40% penduduk berpendapatan terbawah, sekitar 40 persen 25-26 juta dari 62 juta penduduk terbawah," ujarnya
Menurutnya hasil dari pendata ini akan diserahkan kepada beberapa kementerian untuk dijadikan rujukan untuk digunakan oleh kementerian terkait dala memberikan bantuan yang tepat sasaran.
"Kementerian lain dapat menggunakan basis data tersebut. Daftar nama, alamat, karakteristik sosial, ekonomi, dan program bantuan sosial seperti Jamkesmas, Program Keluarga Harapan, raskin, beasiswa pendidikan, dan lain-lain," jelasnya.
Ia juga menambahkan, hasil dari PPLS 2011 ini akan dijadikan acuan dala meberikan program bantuan dari pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan
"Data ini akan menjadi basis data terpadu nasional untuk program bantuan dan jaminan sosial dalam program klaster 1 (bantuan langsung)," imbuhnya.
(ade/hen)











































