"Mulai hari ini juga ada operasi pasar dengan cadangan beras pemerintah sebanyak 1.800 ton. Kami targetkan rata-rata tembus 1.000-2.000 ton dalam operasi pasar ini," kata Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso saat berbincang dengan detikFinance di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (6/7/2011).
Pekan sebelumnya, Bulog sudah menggelar operasi pasar murni sebanyak 2.850 ton. Ini di luar cadangan milik pemerintah yang sebanyak 155.000 ton. Operasi pasar mulai digelar mengingat telah terjadi kenaikan harga beras sejak Mei lalu. "Kan sudah mulai naik, jadi kita lakukan operasi pasar murni," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cadangan beras Bulog, menurut Sutarto, masih cukup untuk mengendalikan harga di pasar hingga enam bulan ke depan. Dimana Bulog per hari ini memilik stok beras komersial sebanyak 300.000 ton, sedangkan cadangan beras pemerintah 500.00 ton.
Kamis besok (7/7/2011), rencananya Sutarto juga akan melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok khususnya beras menjelang bulan Ramadhan. Ada kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) bersama Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, Gubernur DKI Jakarta, serta Walikota Jakarta Timur.
(wep/hen)











































