"Adanya keputusan itu jadinya banyak pilihan, mungkin spekulan yang siap-siap berspekulan saat Lebaran jadi mikir-mikir. Spekulan yang di dalam negeri yang awalnya spekulasi akan ada kekurangan daging, mungkin dia nggak percaya. Dengan adanya ini mikir-mikir juga," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) Thomas Sembiring kepada detikFinance, Kamis (7/7/2011).
Thomas menjelaskan saat ini harga daging sapi impor untuk pasar umum sekitar Rp 54.000 per Kg ditingkat importir. Namun setelah dipasarkan ritel harganya berkisar Rp 60.000 per Kg di tingkat konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya kebutuhan daging impor tahun ini paling sedikit mencapai 72.000 ton atau sesuai dengan kuota impor 2011. Namun dengan realisasi impor daging sapi 2010 sampai 120.000 ton maka ia menduga kebutuhan daging impor tahun ini bisa melampaui dari kuota.
"Realisasi impor Januari-Juni sudah 40.000 ton, dan sekarang sudah dikeluarkan izin 32.000 ton lebih lah ini sementara, akan dievaluasi sebulan dua bulan. Jadi nggak mungkin lah berkurang (dari kuota)," katanya.
Selama ini daging impor yang disuplai oleh para anggotanya hampir 70-80% hanya didistribusikan di tiga provinsi yaitu Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Sementara di luar tiga provinsi itu lebih banyak diisi oleh daging-daging lokal.
(hen/dnl)











































