Hal ini disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syariffudin Hasan dalam acara Hari Koperasi Nasional ke-64 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2011).
"Pertumbuhan koperasi saat ini signifikan diikuti pertumbuhan kegiatan ekonomi koperasi yang mencapai Rp 93,7 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah koperasi pun saat ini (hingga Juni 2011) mengalami peningkatan mencapai 186.907 koperasi dengan jumlah anggota yang mencapai 30,4 juta orang," lanjutnya.
Dirinya menambahkan, dibandingkan dengan 2010, terdapat kenaikan sebesar 5,31% dengan jumlah anggota yang mengalami kenaikan sebesar 0,04%.
Syariffudin juga meyakini, dengan adanya pertumbuhan demikian, telah terjadi peningkatan terhadap penyerapan tenaga kerja, pengurangan kemiskinan, maupun peningkatan kesejahteraan terhadap masyarakat bersangkutan.
"Ini tugas kami untuk tetap membina, memfasilitasi, dan melakukan pemberdayaan kepada koperasi yang belum berhasil agar dapat bangkit dan tumbuh menjadi koperasi yang kuat, kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing," janjinya.
Dengan adanya pertumbuhan tersebut, menimbulkan hipotesa terhadap pengurangan pengangguran sebesar 5%, kemiskinan berkurang menjadi 8%, dan ada peningkatan nilai PDB.
"Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi tinggi, mulai dari akademisi, media, perbankan, ormas, orsos, parpol, pelaku usaha, dan juga pemerintah," tanggap Syariffudin.
(nrs/dnl)










































