Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Sarinah Jimmy M. Rifai Gani ketika ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (13/7/2011).
"Kita akan melakukan ekspor perdana di coklat dan singkong di Agustus (2011) dengan nilai Rp 20 miliar. Ekspor itu mau ke China dan Korea," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saat ini kita fokus kepada dua komoditas tersebut. Saat ini masih banyak petani yang belum kita sentuh, meskipun kita sudah banyak menjalin kerjasama dengan para petani," jelas Jimmy.
"Di 2013 diharapkan kita bsa bekerjasama dengan ribuan petani untuk meningkatkan nilai tambah petani itu sendiri," tukas Jimmy.
Sebelumnya, Jimmy pernah mengatakan, perseroan mendapat suplai kakao dari Sulawesi Tengah dan Barat. Sementara untuk singkong diperoleh dari Cilacap dan Lampung. Usaha ini merupakan bisnis baru bagi perusahaan plat merah yang bergerak dibidang ritel dan perdagangan ini.
Mengenai pendananaanya, perseroan mendapat suntikan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor (Exim Bank) misalnya untuk singkong Rp 13 miliar dan dari Bank Mandiri untuk tahap awal Rp 10 miliar.
(dnl/hen)










































