"Ini pengalaman saya, sebagai ibu, biasanya adik-adik itu bisa mengajarkan ibunya dalam hal konsumsi. Titik yang paling sulit ditolak oleh ibu adalah dari anaknya. Jadi ibu-ibu bisa diajarkan untuk berbelanja, peran yang paling penting adalah ibu dalam menentukam belanja (keluarga)," kata Mari di depan pelajar SMP 19 Jakarta di acara Sosialisasikan Konsumen Cerdas, Rabu (13/7/2011).
Mari mengatakan program yang tengah disosialisasikan pemerintah adalah konsumen muda cerdas. Menurutnya lewat anak-anak sekolah yang cerdas akan mudah melakukan sosialisasi kampanye Konsumen Cerdas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Perdagangan telah memiliki program Gerakan Ayo Jadi Konsumen Cerdas. Gerakan ini untuk menyadarkan agar masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas yaitu membeli suatu barang.
Mari menjelaskan seorang konsumen cerdas maka setidaknya harus teliti dalam membeli barang, memperhatikan label dan kadaluarsa, memastikan produk bertanda jaminan mutu SNI, beli sesuai kebutuhan.
(hen/dnl)











































