Demikian salah satu arahan dari Presiden SBY dalam ratas bidang pangan dan energi. Ratas digelar di VVIP Room Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (18/7/2011).
"Jaga dan pelihara stabilitas harga sembako serta jamin ketersediaan di seluruh pelosok Tanah Air dalam keadaan apapun," kata Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, mengutip arahan Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Menjaga dan pelihara stabilitas harga sembako serta menjamin ketersediaannya di seluruh pelosok Tanah Air dalam keadaan apapun.
- Salurkan raskin tepat waktu dan tepat sasaran.
- Laksanakan operasi pasar di semua daerah yang cenderung terjadi kenaikan harga pangan.
- Jalankan dan tingkatkan semua produksi pangan sesuai rencana. Jalankan semua rancangan untuk peningkatan produksi yang sudah ada dananya di APBN, seperti Rp 1,4 triliun di P2BN (Program Peningkatan Beras Nasional) Kementan dan Rp 2 triliun dana stabilisasi.
- Beri pelindungan para petani dengan menjaga harga jual gabah di tingkat petani. Segera berikan dan salurkan pupuk dan benih ke petani.
- Tingkatkan cadangan pangan di Bulog, terutama untuk antisipasi iklim ekstrim.
"Beras harus tersedia dalam kondisi apa pun. Peningkatan cadangan beras buat berjaga-jaga dan utama tentunya dengan beras dari petani kita. Bila kita impor, tentunya dengan tetap memberi perlindungan pada petani. Volume dan waktunya tidak mengganggu petani kita. Kita impor konteksnya jaga-jaga bila ada bencana alam dan keperluan raskin (beras untuk masyarakat miskin)," ujar Hatta.
(lh/hen)











































