Hal ini diutarakan oleh Suswono ketika ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/7/2011).
"Rawa kita masih ada potensi 300.000 hektar di 7 propinsi. Itu dominan berada di Kalimantan Selatan, Jambi, Sumatera Selatan. Di sana ada beberapa daerah potensial lahan rawa," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya, dari rawa, kita bisa ada tambahan produksi sekitae 800.000 ton per tahun," ungkapnya.
Ia mengakui bahwa pihaknya saat ini sudah menggalakan wilayah tersebut agar ditanami padi jenis DMK 1.
"Jadi sekaran sudah ada percepatan melalui penanaman benih yang sudah kita siapkan, yaitu Impara (varietas bibit padi lahan basah)," katanya.
(nrs/hen)











































