"Kita akan pantau agar tidak ada lonjakan, media juga diharap bisa laporkan kalau ada lonjakan. Kita ada posko 24 jam pantau kondisi ini, termasuk koordinasi dengan daerah, bisa saja ada kekosongan karena situasi tertentu, bisa karena cuaca, distribusi dan lain-lain," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (19/7/2011).
Selain itu, Mari menegaskan pihaknya tetap melakukan operasi pasar (OP) di daerah yang memiliki kenaikan harga barang di atas 10% terutama beras. Ia juga menyampaikan pemerintah berupaya untuk meningkatkan jumlah stok pangan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi lonjakan permintaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mari juga mengakui jelang puasa selalu ada beberapa bahan pangan seperti beras, daging ayam, telur yang harganya mengalami kenaikan. Namun, di samping itu ada juga yang mengalami penurunan harga, seperti minyak goreng, gula, dan cabai.
"Intinya menjelang puasa itu selalu terjadi kenaikan istilahnya itu munggah ya, sebelum puasa masyarakat akan belanja untuk puasa. Pada saat puasa turun, menjelang lebaran naik, pola kenaikannya sama," katanya.
(nia/hen)










































