Pemerintah Siapkan Posko 24 Jam Pantau Stok Sembako

Pemerintah Siapkan Posko 24 Jam Pantau Stok Sembako

- detikFinance
Selasa, 19 Jul 2011 11:04 WIB
Pemerintah Siapkan Posko 24 Jam Pantau Stok Sembako
Jakarta - Pemerintah mengantisipasi kenaikan harga menjelang Puasa dan Lebaran dengan pemantauan terhadap stok bahan pangan di beberapa titik. Kementerian Perdagangan akan menyediakan posko 24 jam untuk memantau stok barang agar tidak terjadi kekosongan stok.

"Kita akan pantau agar tidak ada lonjakan, media juga diharap bisa laporkan kalau ada lonjakan. Kita ada posko 24 jam pantau kondisi ini, termasuk koordinasi dengan daerah, bisa saja ada kekosongan karena situasi tertentu, bisa karena cuaca, distribusi dan lain-lain," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Selain itu, Mari menegaskan pihaknya tetap melakukan operasi pasar (OP) di daerah yang memiliki kenaikan harga barang di atas 10% terutama beras. Ia juga menyampaikan pemerintah berupaya untuk meningkatkan jumlah stok pangan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi lonjakan permintaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka sudah lakukan peningkatan stok untuk antisipasi peningkatan permintaan, kami juga melakukan koordinasi, pemantauan, termasuk turun ke lapangan. Puasa diharap tak ada gejolak harga. Presiden sudah kasih instruksi, beras akan OP baik di pasar induk dan di daerah yang ada kenaikan harga di atas 10%. Kita sudah identifikasi. Bulog harus turun untuk OP di tingkat pasar bukan di tingkat induk. Kita tidak bisa katakan toleransi, ini kan mekanisme pasar. Ini tren musimam, kalau di atas tren lihat dulu gejalanya," pungkasnya.

Mari juga mengakui jelang puasa selalu ada beberapa bahan pangan seperti beras, daging ayam, telur yang harganya mengalami kenaikan. Namun, di samping itu ada juga yang mengalami penurunan harga, seperti minyak goreng, gula, dan cabai.

"Intinya menjelang puasa itu selalu terjadi kenaikan istilahnya itu munggah ya, sebelum puasa masyarakat akan belanja untuk puasa. Pada saat puasa turun, menjelang lebaran naik, pola kenaikannya sama," katanya.


(nia/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads