Jalan Tol OKI-Palembang-Banyuasin Dibangun November 2011

Jalan Tol OKI-Palembang-Banyuasin Dibangun November 2011

- detikFinance
Selasa, 19 Jul 2011 14:21 WIB
Jalan Tol OKI-Palembang-Banyuasin Dibangun November 2011
Palembang - Kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera yang menuju Palembang hampir setiap hari mengalami kemacetan. Ini dikarenakan volume kendaraan pribadi dan truk kian besar, yang melintasi jalan tersebut. Oleh karena itu, suatu hal yang mendesak jika dibangun Jalan Tol yang menghubungkan Ogan Komering Ilir (OKI)-Palembang-Banyuasin.

Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jalan Tol OKI-Palembang-Banyuasin pada 11 November 2011, bersamaan dengan pembukaan SEA Games XXVI.

Rencana peletakan batu pertama oleh Presiden SBY itu, hari ini Selasa (19/07/2011) dibahas di kantor Pemprov Sumsel yang dipimpin Asisten II Setdaprov Sumsel Eddy Hermanto. Rapat juga dihadiri Sekda Banyuasin dan Sekda OKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada rapat ini, OKI sudah siap dengan lahannya mulai dari Kayuagung hingga Jakabaring, sedangkan untuk jalur lingkar timur Mariana belum disiapkan lahannya. Namun jalur ini sudah masuk dalam pengembangan jalan lingkar luar Palembang.

Sementara di Kabupaten Banyuasin, seperti Alang-Alang Lebar dan Betung sudah ada, “Tetapi di bagian lingkar timur baru siap," kata Sekda Banyuasin H. Parigan.

Lebih lanjut Parigan mengatakan, untuk pembebasan lahan karena proses pembangunan tol sendiri dilakukan secara bertahap.

Sementara investor yang sudah tertarik membangun tol tersebut berasal dari Malaysia yakni Flash. Yang diprogramkan pengerjaannya secara bertahap selama 2-3 tahun.

Menurut Eddy Hermanto, Flash selaku investor asal Malaysia sudah mengirimkan konsultannya di Sumsel bahkan telah melihat lokasi dan sangat tertarik untuk melakukan investasi.

Untuk tahap awal, pembangunan akan dimulai dari jalur Kayuagung-Jakabaring sepanjang 37 kilometer dengan lama pekerjaan 12 bulan. Setelah itu dilanjutkan Alang-alang Lebar-Betung sepanjang 58 kilometer dan tahap ketiga dikoneksikan via Tanjung Api-api (TAA) sepanjang 42 kilometer yang merupakan zona ekonomi khusus. Jalan tol ini dengan dua jalur.
(tw/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads