Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Menengah, dan Perdagangan (KUMKM-P) DKI Jakarta, Reynalda Madjid menyatakan DKI Jakarta siap menyambut Ramadan dengan menggelar pasar rakyat di 5 titik di setiap wilayah di Jakarta.
Pasar Rakyat pertama akan digelar di Jakarta Pusat pada 26-27 Juli. Dilanjutkan pada 3-4 Agustus di Jakarta Selatan dan 15-16 Agustus di Jakarta Barat. Kegiatan yang sama diadakan di Jakarta Utara pada 18-19 Agustus, disusul Jakarta Timur pada 7-8 Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Jawa Timur, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Budi Setiawan menyatakan pemerintah Jawa Timur akan mengadakan Kampung Ramadan selama 20 hari di bulan Ramadhan.
"Kami ada pasar murah tapi ada juga Kampung Ramadan selama 20 hari kita sudah bekerja sama dengan pemasok yang menaikkan produksi 2 persen tanpa kenaikan harga, kita juga berusaha memotong mata rantai distribusi," jelasnya.
Begitu pun dengan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, meskipun diakui harga pangan di daerah tersebut sudah mengalami kenaikan harga sebelum Ramadan hingga setelah Lebaran karena banyaknya ritual keagamaan jelang Ramadan dan banyaknya pemudik yang memadati daerah tersebut, pemerintah kedua provinsi ini tetap melakukan pasar murah dan operasi pasar guna menjaga daya beli masyarakat sehingga masayarakat bisa menikmati Lebaran.
(nia/qom)











































