Chairul Tanjung: Era Keemasan Ekonomi Indonesia di 2025

Chairul Tanjung: Era Keemasan Ekonomi Indonesia di 2025

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Kamis, 21 Jul 2011 10:13 WIB
Chairul Tanjung: Era Keemasan Ekonomi Indonesia di 2025
Jakarta - Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tanjung menyatakan ekonomi RI akan memasuki Era Keemasan atau Golden Era di tahun 2025.

Hal ini diungkapkan olehnya dalam paparan di acara Indonesia International Conference Focus On Indonesian Economy 2011 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (21/7/2011).

"Indonesia bisa masuk ke Golden Era, sepuluh tahun lagi Indonesia sudah bisa mengarah ke situ, Indonesia bisa tumbuh sekarang, 10 tahun, dan sampai 2025," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diperkirakan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan GDP per kapita RI bisa mencapai US$ 14.900 - US$ 15.500. Ia menambahkan, Indonesia dapat tumbuh lebih besar daripada yang diproyeksikan pemerintah.

"Kita bisa tumbuh cepat, dua kali lipat tiap lima tahun. Bahkan di tahun 2030. Kita bisa raih GDP per kapita mencapai 22.500 di tahun 2030. Melebihi visi pemerintah yang menargetkan US$ 18.000," terang CT.

Menurutnya, ekonomi RI sedang dalam fase pertumbuhan yang cepat. Ia berharap, hal ini dapat menumbuhkan semangat investasi ke depannya.

"Indonesia dapat menjadi dominan di ASEAN, sekarang ekonomi kita sudah berperan mencapai 40%. 10 tahun ke depan diharapkan kita bisa mengendalikan ekonomi ASEAN mencapai lebih dari 50%," tambahnya.

Menurut pria yng biasa dipanggil CT itu, hal tersebut dapat terjadi karena semakin meningkatnya tingkat produktivitas penduduk Indonesia jika dilihat berdasarkan susunan demografi.

Selain itu, sumber daya yang dimiliki Indonesia sangat besar dan masih bisa dioptimalkan. Didukung pula dengan adanya kebijakan pemerintah untuk melaksanakan program percepatan pembangunan melalui MP3EI.

"Politik kita pun realitf stabil, demokrasi negara kita menuju dewasa. Walaupun ada gangguan hal tersebut bersifat minoritas," ungkapnya.

(nrs/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads