Korea dan India Bakal Rajin Tanam Modal di Indonesia

Korea dan India Bakal Rajin Tanam Modal di Indonesia

- detikFinance
Kamis, 21 Jul 2011 12:27 WIB
Korea dan India Bakal Rajin Tanam Modal di Indonesia
Jakarta - Korea dan India berpotensi menanamkan modal lebih banyak ke Indonesia. Bahkan Korea segera mendominasi lima besar negara dengan realisasi investasi terbesar.

Demikian disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan dalam konfrensi pers realisasi investasi semester II-2011 di kantornya, Kamis (21/7/2011).

"Korea Selatan dan India saya prediksi menjadi negara baru yang terbesar masuk investasi di kita (Indonesia). Mereka kita ajukan ke arah industrialisasi," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, Korea Selatan dalam paruh pertama 2011 telah masuk menjadi lima negara terbanyak menanamkan modal di Indonesia, dengan angka US$ 300 juta. Padahal sebelumnya negeri Ginseng ini tidak masuk dalam 10 besar realisasi investasi. Korea Selatan masuk ke 242 proyek di Indonesia, khususnya luar pulau Jawa.

Pasca kesepakatan investasi Posco asal Korsel, Gita mencatat sudah ada 200 perusahaan asal Korea Selatan yang bertemu dirinya dan berniat berinvestasi di Indonesia.

Semakin banyaknya investor luar negeri masuk dikarenakan fundamental ekonomi Indonesia yang relatif stabil. Dimana faktor fiskal dan demografi Indonesia sangat 'seksi' sebagai tempat investasi baru.

"Ini yang kita jual dan semakin banyak yang mengambil sikap (investasi) jangka tengah dan panjang. Ini menjadikan lebih banyak investasi," ucapnya.

Perusahaan Korea Selatan yang akan getol berinvestasi di Indonesia adalah Grup Samsung. Gita bahkan menduga, Samsung akan kembali menggelontorkan ratusan dollar AS.

"Samsung akan banyak masuk ke infrastruktur, khususnya pembangunan power plant, jembatan, rel kereta api dan jalanan. Saya kira mereka nggak akan kecil, kalau sudah sudah menyatakan minat. Bisa ratusan juta (dollar AS). Korea Selatan akan masuk menjadi Top 5 atau 10 (besar)," papar Gita.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads