"Mutiara, jangan impor mutiara yang tidak standar SNI. Maka saya mulai minggu depan mau sidak, saya liat barang-barang yang masuk ke sini," kata Fadel saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Fadel mengaku tak rela kalau produk ikan impor berdampak pada nasib nelayan bisa tertindas. Meskipun ia menggarisbawahi ikan impor yang boleh masuk hanya ikan-ikan yang tak bisa diperoleh di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya, produk impor hasil perikanan yang tak sesuai SNI tak luput dari sidaknya seperti mutiara asal China yang tak punya SNI. Produk-produk perikanan yang terbukti tak memiliki SNI akan dikembalikan ke negeri asalnya. "Jangan masuk kemudian menyiksa rakyat kita," katanya.
Terkait dengan larangan impor udang, menurut Fadel udang yang ia larang adalah udang mentah karena jika dibiarkan akan memukul langsung nelayan lokal. Udang-udang non mentah seperti yang sudah dikemas bagus biasanya sangat digemari oleh turis asing di dalam negeri.
"Kalau udang yang udah diproses dibuat pabrikan udang, udah bagus semuanya, masak saya larang. Orang Jepang kan suka yang kayak gitu," katanya.
(hen/dnl)











































