"Kami menambah pasokan 30-40% dari kebutuhan normal, kita menjamin ketersediaan barang untuk konsumen," kata Head of Public Affairs PT Carrefour Indonesia Satria Hamid ketika ditemui di Carrefour Cempaka Putih, Jumat (22/7/2011).
Satria menilai, akan ada peningkatan permintaan konsumen sampai dengan 50% pada bulan Puasa. Produk yang memang mengalami peningkatan yang paling besar adalah produk-produk bahan pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satria menjelaskan, produk bahan pangan memang menjadi perhatian untuk dilakukan penambahan pasokan mengingat konsumen lebih mengincar bahan pangan pada bulan Puasa. Suplai daging sapi dan ayam juga akan ditambah 50% pasokan dari pasokan normal.
Pruduk lain untuk membuat panganan kecil pun ditambah lebih banyak karena memang lebih banyak konsumen yang ingin membuat panganan kecil pada hari lebaran.
"Daging penambahannya bisa sampai 50%, daging sapi dan ayam sama. Telur penambahannya sampai 60%. Memang paling banyak di telur karena banyak yang bikin kue," ujarnya.
Lebih lanjut Satria menjanjikan mengganti produk yang kadaluarsa atau sudah tidak layak konsumsi lagi. Penggantian ini tidak hanya dikhususkan untuk produk-produk tertentu saja namun untuk semua produk.
"Kalau ditemukan barang yang seperti itu bisa komplain dan akan mendapat ganti. Itu untuk semua barang," pungkasnya.
Penggantian tersebut, lanjut Satria, dikembalikan kepada pelanggan untuk memilih pengembalian barang yang kadaluarsa atau tidak layak konsumsi lagi. "Bisa diganti dengan produknya atau dengan uang dengan harga yang dia beli, tergantung konsumen," pungkasnya.
(ade/hen)











































