Telur Ayam Naik Tertinggi, Inflasi Juli Masih di Bawah 1%

Telur Ayam Naik Tertinggi, Inflasi Juli Masih di Bawah 1%

- detikFinance
Senin, 25 Jul 2011 18:03 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan harga-harga barang pokok mulai merangkak naik terutama telur ayam yang naik paling tinggi selama Juli. Meski begitu, laju inflasi Juli masih di bawah 1%.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan ketika ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (25/7/2011).

"Yang banyak diangkat yang gejolak-gejolak, seperti beras, daging, telur ayam ini sangat tinggi. Terutama beras harus hati-hati tetapi sebenarnya ada yang turun," jelas Rusman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, gula pasir, dan bawang merah selama Juli ini juga mengalami kenaikan harga. "Tetapi minyak goreng ada deflasi sedikit. Cabai merah dan rawit juga turun luar biasa. Saya lihat (inflasi) masih di bawah 1%, kalau kita minggu keempat," ujar Rusman.

Rusman berharap, sampai akhir bulan ini laju inflasi tidak mencapai 1% karena masih ada bahan makanan yang turun.

"Perlu diingat inflasi Juli year on year 1,69% atau tinggi sekali. Kalau inflasi Juli ini di bawah 1% maka year on year akan berada di bawag 5,54%. Kita ini yang paling khawatir bukan Juli, tapi Agustus," kata Rusman.

Jadi, kata Rusman, laju inflasi pada Juli-Agustus bakal tinggi. Apalagi inflasi Agustus karena menjelang lebaran harga-harga bahan makanan pokok meningkat.
(dnl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads