"Timbul pertayaan, kita mau tuh swasembada apa sih? swasembada sapi, swasembada daging, swasembada tetelan, swasembada buntut, atau swasembada protein," kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi dalam sambutan forum diskusi 'Bedah Masalah dan Rancang Bangun Kebijakan Supply Demand Sapi/Kerbau di Indonesia" di Kementerian Pertanian, Kamis (28/7/2011).
Bayu menyampaikan, ia memiliki data klasifikasi produk daging sapi, jumlah produk sapi yang sangat beragam dan jumlah yang banyak. Setidaknya terdapat 10 kelompok daging dan 156 HS number yang masing-masing berbeda satu dengan yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bertanya kepada beberapa orang, termasuk pedagang, bisa nggak daging untuk semur diganti daging untuk rawonan, mereka bilang nggak bisa. Sekarang sudah banyak restoran iga, apakah iga bisa diganti dengan sirloin? Kalau nggak bisa diganti, kalau misalnya kurang ya kurang," paparnya.
Namun akhirnya, Bayu tetap menegaskan, pemerintah tidak akan megubah program utama yang awalnya akan swasembada daging pada 2014. "Menurut saya kita tidak usah mengubah tema besar kita yaitu swasembada," tuturnya.
(ade/hen)











































