Demikian disampaikan Kabiro Perekonomian DKI, Ratna Ningsih, yang turut hadir dalam jumpa pers bersama Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, usai menghadiri sidak di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (28/7/2011)
"Jadi kita pasar murah dan pasar murah bersubsidi. Pasar mudah itu untuk menyediakan barang-barang sembako. Pasar murah bersubsidi kita sediakan untuk menjual daging sapi dan ayam," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pasar murah, nantinya harga-harga sembako dijual dengan harga separuhnya. Kita juga terus lakukan operasi pasar beras bersama Bulog. Untuk minyak goreng, kita juga menjualnya dengan harga yang disepakati," jelas Ratna Ningsih.
Adapun, untuk pasar murah bersubsidi rencananya akan menjual daging ayam yang harganya dipotong Rp 2.000 per kg dan Rp 5.000 per kg.
"Kita juga berencana melakukan pengawasan terhadap produk kadaluarsa, untuk mengecek daging tiren, gelonggongan, atau formalin," janjinya.
(nrs/dnl)











































