Muhaimin Minta BUMN Rogoh Kocek untuk TKI Gagal Berangkat

Muhaimin Minta BUMN Rogoh Kocek untuk TKI Gagal Berangkat

- detikFinance
Jumat, 29 Jul 2011 13:02 WIB
Muhaimin Minta BUMN Rogoh Kocek untuk TKI Gagal Berangkat
Jakarta - Pemerintah menyarankan agar TKI yang tidak bisa lagi berangkat ke luar negeri untuk mencari pekerjaan lain. Hal ini terkait mulai efektifnya pemberlakuan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi per 1 Agustus 2011.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan, telah meminta kepada BUMN-BUMN untuk menyalurkan dana tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) ke kantung-kantung daerah yang memang menjadi pusat TKI.

"Saya sudah kirim surat ke (Kementerian) BUMN agar mengalokasikan CSR-nya ke kantong-kantong TKI terutama yang ke Saudi Arabia untuk apakah di bidang kerajinan, produksi konsumsi makanan, wirausahawan," ujarnya ketika ditemui di Ritz-Carton, Kuningan Jakarta, Jumat (29/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Muhaimin, apabila semua BUMN dapat menyalurkan dana CSR-nya ke kantung-kantung TKI untuk dapat memberikan pekerjaan pengganti. "Insya Allah cukuplah kalau BUMN bergerak ke sana semua, memberi alternatif pekerjaan," tuturnya.

Muhaimin menambahkan, pemerintah memiliki 3 program yang dikhususkan untuk TKI-TKI yang berada di kantung-kantung TKI di daerah-daerah.

"Ada tiga program pemerintah untuk daerah-daerah yang biasa pergi ke Saudi, kita gelontorkan PNPM Mandiri. Yang kedua program padat karya produktif. Yang ketiga teknologi tepat guna. Tiga program ini menjadi unggulan di kantong-kantong TKI," jelasnya.
(ade/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads