Salah satu pedagang sayuran di pasar Jatinegara, Safrudin mengaku dirinya bisa menjual banyak jenis sayur karena beberapa pembeli sangat senang dengan harganya.
Safrudin berharap kondisi pasokan sayur tak berkurang sampai dengan hari lebaran nanti yang jatuh pada akhir Agustus agar penjualannnya tetap banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata Safrudin, harga sayuran seperti bawang putih dan bawang merah sudah mulai turun semenjak seminggu yang lalu. Hal ini juga pernah terjadi menjelang bulan puasa di 2010 lalu.
"Mulai seminggulah pasokannya naik menjelang puasa," ujarnya.
Safrudin menambakan, dirinya dapat memasok sayur dari pasar induk sampai dengan 15-20 kg untuk setiap jenis sayuran. Dengan begitu, dirinya dapat menjual lebih banyak lagi.
"Kalau saya mah yang penting laku. Dari sananya murah ya saya beli banyak. Terus jual ke pembeli," imbuhnya.
Sama halnya dengan Suki yang juga menjual sayur-mayur di Pasar Jatinegara. Dirinya tak membantah Safrudin yang menyatakan harga sayur-mayur sudah mulai turun.
"Harga standar, bahkan harga sayur masih ada yang turun," ujarnya.
Suki menambahkan, saat ini pembeli memang tidak terlalu banyak bila dibandingkan pertengahan bulan puasa nanti dan menjelang lebaran. "Nanti lebih ramai lagi pas mau lebaran, sekarang masih rada sepi," imbuhnya.
Berikur beberapa harga komoditas sayur yang dijual di pasar Jatinegara berserta perubahannya semenjak minggu lalu:
- Bawang merah turun dari Rp 16.000 menjadi Rp 8.000 per kg
- Bawang putih turun dari Rp 12.000 menjadi Rp 9.000 per kg
- Tomat Rp 8.000 turun menjadi Rp 5.000 per kg
- Terong turun dari Rp 8.000 menjadi Rp 7.000 per kg
- Wortel turun dari Rp 7.000 menjadi Rp 5.000 per kg
(ade/dnl)











































