Kepepet Mudik, Pemerintah Tutup Jembatan Pakai Baja

Kepepet Mudik, Pemerintah Tutup Jembatan Pakai Baja

- detikFinance
Kamis, 04 Agu 2011 16:36 WIB
Kepepet Mudik, Pemerintah Tutup Jembatan Pakai Baja
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengakui mengambil jalan cepat dengan mengakali kondisi jembatan-jembatan yang sebenarnya belum selesai pengerjaannya karena kepepet waktu mudik. Pihak kontraktor hanya menutup jembatan-jembatan tersebut dengan menggunakan baja supaya dapat dilalui pada saat mudik lebaran nanti.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto menejaskan, ada beberapa jembatan-jembatan yang memang menjadi jalur mudik namun belum selesai perbaikan akan ditutup sementara dengan baja. Jembatan itu selanjutnya akan dibongkar kembali setelah Lebaran.

"Jadi jembatannya ditimpa dulu pakai baja, nanti setelah Lebaran dibongkar lagi untuk diperbaiki. Yang penting bisa fungsional dulu," ujarnya dalam jumpa wartawan di kantornya, Kamis (4/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa jembatan 'darurat' itu antaralain, seperti Jembatan Pemali Brebes Jawa Tengah, Jembatan Balekambang Pejagan-Brebes, dan Jembatan Sipait Pekalongan.

Selain dengan menutup jembatan-jembatan tersebut, Djoko juga menyebutkan, akan memperlebar jalur-jalur yang memang menjadi persimpangan yang menjadi sering menjadi titik kemacetan, salah satunya adalah persimpangan kereta api.

"Kalau ada persimpangan dan kereta api karena kereta api frekuensinya tinggi dan kendaraan bertambah. Jadi nanti didesain pelebaran di sekitar situ," janjinya.

Djoko juga mejanjikan, akan menambah rambu-rambu dan penunjuk arah di jalur-jalur yang biasa jadi perlintasan mudik, khususnya untuk jalur-jalur alternatif untuk memudahkan pemudik mencari jalan.

"Kurangnya rambu dan petunjuk jalan, terutama di ruas jalan alternatif. Jadi banyak yang ragu-ragu jadi jalannya pelan-pelan. Nanti itu akan ditambah," imbuhnya.


(ade/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads