Hal itu disampaikan Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai Sekretaris I Adiguna Wijaya kepada detikfinance, Kamis (3/8/2011).
Dukungan diutarakan Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, sepupu Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) dan Penguasa Dubai Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, saat menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran (2/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih banyak peluang kerjasama antara Indonesia dan Dubai serta UEA yang masih dapat digali, seperti di bidang perdagangan dan investasi," ujar Sheikh Ahmed dalam kapasitasnya sebagai Presiden Departmen Penerbangan Sipil dan CEO Emirates Airline & Group.
Untuk itu, menurut Sheikh Ahmed, diperlukan upaya lebih intensif dalam mendorong kalangan pengusaha dan investor Indonesia untuk lebih aktif mempromosikan produknya kepada mitra dagangnya di Dubai dan UEA, terutama melalui keterlibatan dalam pameran-pameran internasional di Dubai.
Diharapkan partisipasi aktif Indonesia dalam berbagai pameran dan kegiatan bisnis lainnya di Dubai dapat lebih meningkatkan hubungan baik di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Dubai dan UEA serta dapat terus meraih capaian yang diharapkan kedua pihak.
Dalam pertemuan itu Sheikh Ahmed menyampaikan penghargaan tinggi atas berbagai upaya KJRI Dubai selama ini dalam rangka meningkatkan kerjasama Indonesia-Dubai, terutama dalam bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.
Sheikh Ahmed juga menjanjikan akan meneruskan informasi dari Konjen RI Dubai mengenai rencana kunjungan misi dagang UAE Islamic Financial Services ke Indonesia (Oktober 2011) kepada jajaran direksi perusahaan terkait yang dipimpinnya.
Pertemuan Sheikh Ahmed dan Konjen RI merupakan kali pertama, halmana merupakan suatu kehormatan tersendiri dapat diterima langsung oleh pejabat tinggi penguasa Dubai. Sebelumnya terdapat kesulitan untuk bertemu dengan para pejabat tinggi di Dubai. Ini menunjukkan Indonesia sudah mulai diperhitungkan dan telah masuk dalam radar para penguasa Dubai.
Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum merupakan orang kepercayaan Penguasa Dubai yang diberi tanggung jawab untuk mengelola sejumlah perusahaan besar milik keluarga Al Maktoum dan menjabat berbagai posisi strategis dalam pemerintahan Dubai dan UEA.
Antara lain Dubai World, Noor Islamic Bank PJSC, Noor Investment Group LLC, Noor Takaful General PJSC, Noor Takaful Family PJSC, Dubai National Air Travel Agency, Dubai Airport Free Zone Authority, Dubai Aerospace Enterprise, Dubai Air Wing, Alliance Insurance Company, Le Meridien Dubai, Dubai International Marine Club, The British University-Dubai, The Dubai Power & Energy Committee, The UAE National Olympic Committee.
Overview
Pertemuan Konjen RI Dubai-Sheikh Ahmed bertujuan untuk saling bertukar pandangan mengenai kondisi perekonomian dan politik Indonesia dan Dubai serta UEA umumnya, juga membahas peluang kerjasama ekonomi dan penerbangan sipil serta bidang-bidang lainnya.
Di awal pertemuan, Konjen menyampaikan overview perkembangan positif politik, sosial-budaya dan keamanan nasional Indonesia. Stabilitas politik dan keamanan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin mantap.
Konjen juga secara komprehensif menjelaskan kondisi terkini perekonomian nasional Indonesia, di mana Indonesia menempati posisi 17 kekuatan ekonomi dunia dengan GDP sekitar USD 803 miliar pada 2010 dan menjadi anggota G20.
Disebutkan, ekonomi Indonesia juga akan meningkat mendominasi negara-negara anggota ASEAN dan akan melampaui pasar Eropa. "Saat ini perekonomian Indonesia telah mencapai 41% dari ASEAN 6 dan 39% dari keseluruhan negara anggota ASEAN," papar Konjen.
Menurut Konjen, perekonomian Indonesia bahkan diprediksi akan meningkat hingga 46% pada 2015. Indonesia dengan 240 juta penduduk merupakan pasar potensial untuk berbagai produk, komoditi dan industri.
Dalam pertemuan, Konjen juga menyampaikan beberapa rencana kegiatan KJRI Dubai terkait promosi kerjasama perdagangan dan investasi, antara lain kunjungan misi dagang delegasi UAE Islamic Financial Services ke Indonesia (17-19/10/2011), yang akan dikolaborasikan dengan kunjungan ke Trade Expo Indonesia 2011 di Jakarta (19-23/10/2011).
(es/es)











































