Hatta Optimistis Ekonomi RI 'Kebal' Krisis AS dan Eropa

Hatta Optimistis Ekonomi RI 'Kebal' Krisis AS dan Eropa

- detikFinance
Jumat, 05 Agu 2011 14:53 WIB
Hatta Optimistis Ekonomi RI Kebal Krisis AS dan Eropa
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi pada triwulan III dan IV-2011. Pemerintah tetap optimis masalah yang melanda Eropa dan AS tak mengganggu target pertumbuhan ekonomi 2011.

Hatta mengatakan pada kuartal III dan IV pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif lebih meningkat lagi karena didorong belanja pemerintah yamg lebih meningkat sesuai dengan siklus biasanya. Menurutnya secara keseleruhan pertumbuhan tahun 2011 sebesar 6,5% akan tercapai sementara target APBN 2011 hanya 6,4%.

"Saya masih optimis kok di sekitar itu, walaupun kita tetap melihat pertumbuhan global terutama dipicu keadaan di Amerika walaupun kongres dan itu sudah berhasil untuk menyepakati plafon kredit akan tetapi reaksi China seperti itu, Jepang masih seperti itu," kata Hatta di kantor presiden, Jumat (5/8/2011)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan mengenai imbas dari kondisi AS terbaru, menurutnya sejauh ini arus modal akan tetap mengalir. Sehingga ia menegaskan Indonesia tak perlu khawatir yang berlebihan karen modal itu tidak akan lari kemana-mana. Negara-negara emerging seperti Indonesia itu akan tetap menjadi tujuan.

"Kalau kita tidak perlu panik, kita punya protocol yang baik, kita punya CMP (crisis management protocol), kita memiliki respons-respons yang bisa digerakan apabila terjadi sudden reversal (pembalikan modal secara tiba-tiba)," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kuartal II-2011 tumbuh 6,5% (yoy). Pada periode kuartal II-2011 pertumbuhan didorong utamanya oleh sektor perdagangan.

"Di kuartal II-2011 pertumbuhan tertinggi didorong oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 4,8%. Lalu konstruksi 4,2%, kemudian listrik, gas dan air bersih 4%," kata Kepala BPS Rusman Heriawan hari ini.

Rusman mengatakan, secara nominal, pertumbuhan ekonomi 6,5% (yoy) ini mencapai Rp 1.811,1 triliun. Lebih tinggi dari triwulan I-2011 yang sebesar 1.738,2 triliun. Sebab originalnya pertumbuhan ekonomi di triwulan I-2011 adalah 6,47%, dan di triwulan II-2011 adalah 6,49%.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads