"Wapres mengatakan Indonesia meskipun ada masalah besar di Eropa, Amerika, dan negara-negara berkembang, tapi Indonesia sangat beruntung. Kita tidak terkena masalah. Sejauh ini situasi baik, pemantauan harga-harga masih dalam batas rentang yang wajar," terang Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat menirukan ucapan Wapres Boediono usai bertemu dengan Senior Vice President ExxonMobil Corporation Mark W Alber di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (9/8/2011).
Menurut Boediono, terjadi tiga krisis yang saat ini terjadi. Negara-negara Eropa ditimpa krisis yang disebabkan utang, sedangkan di AS krisis karena potensi kembalinya terjadi resesi. Selain itu, negara-negara berkembang ditimpa oleh inflasi yang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Yopie mengungkapkan kedatangan Vice Presiden Exxon Mobil memang menanyakan situasi ekonomi di Indonesia untuk mendapatkan kepastian.
Yopie mengatakan, kedatangan pihak Exxon untuk melaporkan perkembangan terakhir kemajuan proyek Cepu dengan sudah ditandatanganinya kontrak kerjanya untuk pembangunan sarana produksi.
"Proyek yang sudah diteken pada 5 Agustus 2011 oleh Triparta dan Samsung dengan nilai US$ 746,37 juta. Mudah-mudahan 36 bulan selesai, bisa berpoduksi secara optimal," terang Yopie.
Selain itu, Boediono dan Exxon Mobil diskusi mengenai kemungkinan produksi di tempat lain, karena ExxonMobil juga akan testing uji coba Kalimantan CBM. Mereka juga melakukan eksplorasi di beberapa titik berharap karena potensi migas di Indonesia dinilai masih cukup.
(gun/dnl)











































