Demikian disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawady dalam dialog P3DN Kadin di Menara Kadin Rabu (10/8/2011).
"Kalau dulu kita sudah diedukasi, kita memalukan untuk menggunakan produk yang murah. Kita selalu diajarkan itu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu mau main layang-layang kita beli benang cap terbang kok. Kalau ibu kita suruh beli pisau, beli cap mata, itu yang bagus, itu branding-nya jelas bukan harga. Itu kan yang hilang sekarang," tambahnya.
Eddy menambahkan, produsen-produsen dalam negeri pun harusnya membuat produk-produk yang dapat dicintai oleh para konsumen dalam negeri. Menurutnya, dengan membuat produk yang dicintai dapat merangsang konsumen untuk menggunakan bukan memaksa menggunakan barang dalam negeri.
"Dibuat di sini dan mengakar. Kalau cintai dalam negeri ya dipakai dalam negeri jangan dijual ke luar," tegasnya.
(ade/hen)










































