Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Gunakan Barang Murahan

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Gunakan Barang Murahan

- detikFinance
Rabu, 10 Agu 2011 15:57 WIB
Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Gunakan Barang Murahan
Jakarta - Pemerintah mengingatkan kembali masyarakat agar merasa malu untuk menggunakan barang-barang murahan. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mencintai produk dalam negeri daripada produk impor yang kebanyakan lebih murah bahkan murahan.

Demikian disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawady dalam dialog P3DN Kadin di Menara Kadin Rabu (10/8/2011).

"Kalau dulu kita sudah diedukasi, kita memalukan untuk menggunakan produk yang murah. Kita selalu diajarkan itu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddy menjelaskan, ada pelajaran-pelajaran yang dulu diajarkan oleh orang tua untuk menggunakan barang yang bagus sudah mulai luntur. Eddy mencontohkan pengalaman dirinya sewaktu kecil yang harus menggunakan barang-barang yang sudah memiliki mutu yang baik.

"Waktu mau main layang-layang kita beli benang cap terbang kok. Kalau ibu kita suruh beli pisau, beli cap mata, itu yang bagus, itu branding-nya jelas bukan harga. Itu kan yang hilang sekarang," tambahnya.

Eddy menambahkan, produsen-produsen dalam negeri pun harusnya membuat produk-produk yang dapat dicintai oleh para konsumen dalam negeri. Menurutnya, dengan membuat produk yang dicintai dapat merangsang konsumen untuk menggunakan bukan memaksa menggunakan barang dalam negeri.

"Dibuat di sini dan mengakar. Kalau cintai dalam negeri ya dipakai dalam negeri jangan dijual ke luar," tegasnya.

(ade/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads