Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pajak Fuad Rahmany ketika ditemui di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (10/8/2011).
"Sensus pajak ini akan mengincar pengusaha di tempat-tempat usaha seperti di mal. Lalu orang-orang kaya juga akan didatangin. Karena masih banyak orang kaya yang pajaknya belum benar," jelas Fuad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditjen Pajak membuka lowongan 3.000 pekerja honorer untuk pelaksanaan sensus pajak pada akhir September nanti. Lowongan tersebut dibuka di seluruh kantor wilayah Ditjen Pajak.
Β
Nanti, para calon pegawai honorer ini akan dilatih oleh Ditjen Pajak untuk melakukan sensus pajak.
Pada intinya dalam sensus pajak nanti, seluruh pegawai ini akan mendatangi wajib pajak yang menjadi sasaran sensus tersebut.
Jadi rencananya, akhir September ini sensus pajak nasional ini akan dilakukan secara menyeluruh. Ditjen Pajak juga telah berkonsultasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan sensus ini.
"Saya sudah bertemu Pak Rusman (Kepala BPS) dan beliau membantu memberikan pemikiran dan masukkan. Kami tidak bisa meminta bantuan mereka karena mereka kan juga banyak tugas melakukan pendataan dan sensus," katanya.
Fuad mengatakan, dalam sensus nanti para aparat pajak akan meminta wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban pajaknya untuk segera menuntaskannya.
(dnl/qom)











































