Perintah ini disampaikannya ketika membuka rapat kabinet paripurna. Rapat berlangsung di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (11/8/2011).
"Saya berharap para menteri tetap mengikuti. Insya Allah ada langkah tepat. Bahwa sesungguhnya selalu punya prospek yang baik," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya waktu itu pemerintah cepat melakukan antisipasi hingga ekonomi Indonesia tidak terkena dampak terlalu dalam. Kesigapan serupa, diharapkan diulangi lagi oleh tim ekonomi KIB II untuk mengantisipasi krisis kali ini.
Resepnya pun masih yang lama, yaitu ikut menyertakan kalangan dunia usaha di pusat dan daerah merumuskan kebijakan yang akan diputuskan pemerintah. Selalu konsultasi dengan pelaku usaha, menurut SBY merupakan kunci keberhasilan penanggulan krisis 2008.
"Pada 2008 kita begitu cepat merespons dengan semua pihak, maka kita kurangi dampak krisis. Itupun bisa kita lakukan jika krisis ini berkelanjutan. Jajaran menteri perekonomian saya harap terus mengelola dengan cermat," kata SBY.
Lebih lanjut dikatakannya, rencana upaya antisipasi krisis ekonomi di Eropa dan AS merupakan bagian pidato kenegaraan nota keuangan 16 Agustus 2011. Naskah pidato itu sedang dalam penyusunan dan menteri teknis terkait agar siap diminta masukannya.
(lh/ang)
