"Berdasarkan pemantauan di pasar-pasar tradisional, sampai saat ini stok sembako masih aman dan mencukupi. Harga juga relatif stabil sehingga tidak banyak berpengaruh pada konsumen," kata Pengawas Barang Beredar dan Perlindungan Konsumen, Disperindagkop dan UKM DIY, Sugiono saat melakukan pemantauan harga di Kompleks kantor Gubernur DIY, di Kepatihan, Kamis (11/8/2011).
Menurut dia, sejak awal Agustus hingga hari ini sejumlah barang kebutuhan pokok seperti harga beras, gandum, gula pasir, daging ayam, telur dan daging sapi masih relatif stabil. Di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Wates, Pasar Gamping, Pasar Beringharjo juga belum banyak didatangi konsumen. Diperkirakan, permintaan sejumlah barang akan naik diikuti kenaikan harga pada minggu ketiga bulan puasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan di pasar-pasar tersebut selisih harga sejumlah barang kebutuhan pokok tidak terlalu jauh dan masih dalam batas normal. Untuk mengantisipasi dan mengendalikan kemungkinan terjadinya kenaikan harga, Pemprov DIY akan menggelar operasi pasar (OP) di sejumlah pasar. Operasi Pasar akan dilakukan 10 hari menjelang lebaran dengan tujuan agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya saat lebaran nanti.
Dia mencontohkan harga beras jenis IR dengan harga berkisar Rp 6.300-Rp 6.500/kg. Sedangkan beras jenis Mentik Wangi sekitar Rp 8.200/kg. Gula pasir biasa dengan harga Rp 9.500/kg dan gula pasir putih Rp 9.500/kg. Harga daging sapi berkitar antara Rp 60 ribu-Rp 65 ribu/kg. Daging ayam bervariasi antara Rp 22 ribu-Rp 25 ribu/kg.
"Untuk telor ayam justru mengalami penurunan dibandingan pada bulan sebelumnya. Telur ayam saat sekitar Rp 14 ribu-Rp 14.500/kilogram. Sebelumnya di atas Rp 15 ribu/kilogram," katanya.
Untuk minyak goreng curah kata Sugiono di ketiga pasar tersebut berkisar Rp 8.500-Rp 9.000/liter. Sedangkan minyak goreng kemasan dengan harga bervariasi antara Rp 12.500 hingga Rp 14.500/liter. Tepung terigu merek segitiga biru Rp 6.700-Rp 7.000/kg dan tepung Cakra sekitar Rp 7.200/kg.
"Untuk stok gas elpiji kemasan 3 kg juga masih mencukupi dengan harga Rp 14 ribu-Rp 15 ribu. Gas elpiji 12 kg sekitar Rp 75 ribu," katanya.
(bgs/dnl)











































