Kantor Pos AS Siap-siap PHK 120.000 Karyawan

Kantor Pos AS Siap-siap PHK 120.000 Karyawan

- detikFinance
Jumat, 12 Agu 2011 14:30 WIB
Kantor Pos AS Siap-siap PHK 120.000 Karyawan
Washington - Kantor pos AS yang sedang menghadapi masalah keuangan sedang mempertimbangkan PHK sebanyak 120.000 pegawai. Lembaga tersebut tercatat sudah mengalami kerugian selama 2 tahun yang totalnya mencapai US$ 8 miliar.

Kantor pos AS itu juga ingin menarik para pegawainya dari program pensiun dan asuransi kesehatan dari program pekerja federal dan ingin mengatur sistem sendiri.

Persetujuan kongres akan dibutuhkan untuk langkah yang lebih baik dan keduanya bisa diharapkan untuk menghadapi perlawanan berat dari serikat pegawai pos yang memiliki kontrak that ban layoffs.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut berita yang dilansir dari New York Times, Kamis (12/8/2011), kantor pos AS telah memangkas 110.000 karyawannya selama empat tahun terakhir dan saat ini terlibat dalam menghapus 7.500 staf administrasi. Pada laporan tahunan 2010, kantor pos AS tercatat memiliki 583.908 karyawan.

Berkurangnya surat-surat karena adanya internet dan penurunan iklan yang disebabkan oleh resesi telah mengguncang lembaga tersebut.

Pejabat kantor pos AS mengatakan mereka tidak akan mampu melakukan pembayaran US$ 5,5 miliar untuk menutupi biaya masa depan perawatan kesehatan karyawan yang harus di bayar pada tanggal 30 September. Ini adalah satu-satunya agen federal yang diperlukan untuk membuat pembayaran tersebut, tapi karena cara kompleks keuangan pemerintah dihitung, menghilangkan hal itu akan membuat defisit anggaran negara muncul US$ 5,5 miliar lebih besar.

Jika kongres tidak bertindak dan kerugian ini terus berlanjut, kantor pos tidak akan mampu melakukan pembayaran pada akhir bulan September karena akan mencapai batas pinjaman dan juga tidak memiliki uang tunai untuk membayarnya.

Postmaster General Patrick Donahoe mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus membayar gaji karyawan. "Tujuan kami adalah untuk terus mengirim mail, membayar karyawan dan membayar pemasok kami," imbuhnya.

Pejabat pos telah meminta bantuan kongres berulang kali selama beberapa tahun terakhir, termasuk permintaan untuk mengakhiri pengiriman surat pada Sabtu, dan beberapa tagihan telah diusulkan, tetapi tidak ada seorangpun yang bertindak.

Selain itu kantor pos baru-baru ini mengatakan sedang mempertimbangkan menutup 3,653 kantor pos, stasiun dan fasilitas lainnya, sekitar satu per sepuluh kantor di AS, dalam upaya untuk menghemat uang.

Dan pada bulan Juni kantor pos menghentikan kontribusi untuk dana pensiun karyawan, yang katanya terlalu berlebihan.

Pada laporan tahunan 2010 melaporkan kerugian lebih dari US$ 8 miliar pada pendapatan sebesar US$ 67 miliar dan biaya sebesar US$ 75 miliar.

Volume surat keseluruhan telah turun dari 202 miliar item jadi 170 miliar dari tahun 2008 sampai 2010, dan jumlah tempat agen harus mengirim surat sampai dengan 1,7 juta ketika orang AS membangun rumah baru, kantor dan bisnis.

Rencana pemangkasan terbaru itu pertama dilaporkan oleh The Washington Post, yang mengatakan pemberitahuan kepada karyawan menginformasikan mereka tentang proposal yang menyatakan: "Krisis keuangan menyerukan tindakan yang signifikan, kita akan bangkrut bulan depan karena penurunan signifikan dalam volume surat dan retiree health benefit prefunding costs dikenakan oleh kongres."


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads