Menteri Perindustrian Tak Suka Rupiah Menguat

Menteri Perindustrian Tak Suka Rupiah Menguat

- detikFinance
Senin, 15 Agu 2011 15:08 WIB
Menteri Perindustrian Tak Suka Rupiah Menguat
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat minta Bank Indonesia (BI) agar tidak membiarkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ini penting untuk melindungi industri berbasis ekpor seperti tekstil dan produk tekstil (TPT).

Usulan Hidayat ini akan ia sampaikan dalam pembahasan peranan sektor perbankan dalam pengembangan industri bersama Asosiasi-Asosiasi industri dan BI di Jalan Thamrin, Jakarta.

β€œAkan ke BI. Saya akan presentasikan industri unggulan. Kan ada enam, dan TPT yang teratas. Juga akan bicara penguatan rupiah. Kami minta supaya jangan terlalu kuatlah,” jelas Hidayat di kantornya usai Launching Indonesia Fashion Week 2012, Jakarta, Senin (15/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komunikasi yang Kemenperin lakukan bersama BI penting untuk mensinergikan kebijakan sektor rill dengan moneter. Bagaimana keduanya bisa berjalan beriringan.

β€œBersama asosiasi untuk bicara industri kaitannya dengan kebijakan suku bunga,” tegas Hidayat.

Pada pagi ini, nilai tukar rupiah pagi ini terpantau menguat tipis ke level 8.535 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.550 per dolar AS.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads