SBY: RI Bukan Negara yang Gagal dan Bangkrut

SBY: RI Bukan Negara yang Gagal dan Bangkrut

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 16 Agu 2011 10:40 WIB
SBY: RI Bukan Negara yang Gagal dan Bangkrut
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) optimistis Indonesia bisa menjadi salah satu negara dengan skala ekonomi sepuluh terbesar di dunia. Hal itu bisa dicapai dalam waktu sekitar dua puluh sampai tiga puluh tahun ke depan.

"Saat ini, negara kita juga memiliki peluang yang sangat baik untuk menajdi salah satu negara dengan skala ekonomi sepuluh terbesar di dunia, dalam dua sampai tiga dasawarsa mendatang," katanya dalam pidatonya di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Ia mengatakan, semua prestasi yang akan Indonesia capai dalam dua sampai tiga dasawarsa mendatang juga semua prestasi yang dicapai dalam tahun-tahun terakhir ini menegaskan satu kepercayaan, yaitu jalan menuju masa depan yang lebih baik itu berada di depan tanah air untuk dijalani bersama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, menurut SBY, saat ini Indoensia tampil sebagai salah satu negara demokrasi yang paling stabil dan mapan di Asia. Indonesia juga tercatat sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

"Di Asia Tenggara, saat ini negara kita tercatat sebagai negara dengan skala ekonomi terbesar. Kini, banyak pihak menyebut Indonesia sebagai emerging economy, bukan ekonomi dunia ketiga yang selama lebih dari 60 tahun selalu diasosiasikan dengan negara kita," katanya.

"Dengan kepercayaan diri yang penuh namun dengan tetap rendah hati, saya bisa pastikan bahwa kita bukan negara yang berada di bibir jurang kegagalan dan kebangkrutan. Persepsi diri tentang negara gagal sesungguhnya telah sirna, setelah kita berhasil sepenuhnya keluar dari krisis multi-dimensional yang berlangsung selama 1998-1999," ujarnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads