Banjar akan Jadi Lumbung Produksi Ikan Patin

Banjar akan Jadi Lumbung Produksi Ikan Patin

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Jumat, 19 Agu 2011 12:24 WIB
Banjar akan Jadi Lumbung Produksi Ikan Patin
Jakarta -

Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan akan menjadi salah satu lumbung produksi ikan patin. Kawasan ini menjadi lokasi Minapolitan percontohan ikan budidaya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menegaskan bahwa program Minapolitan yang digulirkan di berbagai lokasi di Indonesia merupakan salah satu strategi KKP untuk meningkatkan produksi ikan dalam negeri dan mengurangi impor.

Pengembangan usaha perikanan terpadu dalam satu kawasan (cluster), juga dapat menekan biaya produksi sehingga harga produk perikanan dalam negeri yang dihasilkan lebih bersaing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama kurun waktu 2007-2009 saja kenaikan rata-rata produksi komoditas patin selalu di atas 50% per tahun," kata Fadel dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/8/2011).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menetapkan 41 kawasan minapolitan percontohan tahun 2011, dari 197 kawasan Minapolitan yang telah ditetapkan KKP hingga tahun 2014.

Fadel optimis produksi patin Indonesia mampu mencapai 1,883 juta ton pada tahun 2014. Saat ini sebagian besar produksi disalurkan untuk memenuhi pasar domestik bahkan kedepannya pasar ekspor pun sangat potensial.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu kawasan minapolitan berbasiskan perikanan budidaya dengan komoditas unggulannya patin. Komoditas pendukung adalah Nila dan Mas. Produksi patin di Banjar pada tahun 2010 àdalah sebesar 12.270,4 ton dan produksi ikan nila sebesar 17.472,6 ton.

Pada tahun 2011 KKP meluncurkan kegiatan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) dan program pemberdayaan serta pengentasan kemiskinan yang salah satunya teralokasi untuk Kabupaten Banjar, Propinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan PUMP Perikanan Tangkap yang disalurkan kepada propinsi ini mencapai Rp. 2,4 Milyar, terbagi untuk 3 Kabupaten. Untuk Kab. Banjar dana PUMP-PT yang disalurkan sebesar Rp 800 Juta untuk 8 KUB dan PUMP-Perikanan Budidaya yang akan disalurkan kepada Prov. Kalimantan Selatan mencapai Rp. 6,3 miliar, dana tersebut untuk 10 Kabupaten, Kabupaten Banjar nilai PUMP-PB yang akan diterima sebesar Rp 1 miliar.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads