Lapor ke SBY, Para Menteri Klaim Siap Hadapi Lebaran

Lapor ke SBY, Para Menteri Klaim Siap Hadapi Lebaran

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2011 15:10 WIB
Lapor ke SBY, Para Menteri Klaim Siap Hadapi Lebaran
Jakarta - Semua menteri-menteri bidang teknis melapor persiapan lebaran ke Presiden SBY. Para menteri mengatakan semua infrastruktur persiapan menyambut arus mudik tak ada gangguan berarti.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, untuk bahan pangan pokok tidak ada lonjakan harga yang berarti. Bahkan menurutnya harga cabai dan bawang turun drastis.

"Lalu ada juga yang stabil harganya seperti jagung, terigu, dan minyak goreng kemasan yang stabil harganya. Ada 2 yang presiden minta perhatian, yaitu beras raskin yang harus disalurkan tepat waktu," kata Hatta saat jumpa pers persiapan lebaran di kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, untuk raskin ke-13 juga dikatakan Hatta akan dibagikan pada akhir tahun ini. "Tidak ada tanda-tanda satupun di tanah air yang menimbulkan kelangkaan bahan pangan pokok baik kecukupannya maupun kestabilannya," imbuh Hatta.

Lalu SBY juga meminta para menterinya agar program operasi pasar dan pasar murah diadakan dengan baik di 20 provinsi sehingga bisa turut membantu menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok.

Untuk BBM, elpiji, dan listrik, pemerintah juga menjamin pasokan energi ini aman saat lebaran. Bensin jenis premium dan solar bakal disediakan dengan cukup. Bahkan pemerintah menyiapkan tangki-tangki cadangan sehingga tidak ada kelangkaan.

Saat ini, stok bensin premium pemerintah tersedia untuk 18 hari, solar 19,7 hari, avtur 25,6 hari. Kemudian stok pertamax 55,7 hari dan pertamax plus 106,7 hari.

"Mungkin anda bertanya pertamax plus kok banyak sekali? Ini suatu indikasi dari (peralihan) penggunaan pertamax plus ke premium meningkat. Ini yang harus kita kendalikan," jelas Hatta.

Untuk elpiji tabung 3 kg dan 12 kg juga disiapkan sehingga stoknya cukup. Sementara pasokan listrik dijamin Hatta cukup, bahkan pemerintah menjamin tak ada pemadaman selama arus mudik tahun ini.

Untuk angkutan mudik lebaran pun, SBY diberikan laporan semua angkutan sudah disiapkan dengan penambahan-penambahan armada angkutan umum lebaran.

"Kesiapan jalan dilaporkan PU tadi cukup baik kecuali yang langganan kemacetan, kecuali Nagreg dan Pantura dan daerah pelebaran jalan di provinsi Jateng dan Jabar seperti Pasar Ciasem, Jatibarang, Pasar Losari semua dilakukan pengaturan yang lebih baik," kata Hatta.

"Penyelesaian jembatan yang selama ini mengganggu, juga sudah diselesaikan. Sehingga diharapkan arus mudik lebih lancar dibanding tahun sebelum-sebelumnya," tukasnya.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads